PERJALANAN DI KEPULAUAN RIAU , " PULAU BATAM SURGANYA BELANJA & PULAU BINTAN SURGANYA PANTAI "
Di siang yang cukup cerah itu pesawat
lion air pun mendarat di tanah Batam. Mendarat di sebuah bandara yang bernama
Bandara Hang Nadim terlihat cukup rapih dan bersih dibandingkan dengan
kebanyakan bandara yang di Indonesia. Bandara yang mulai beroperasi di tahun
1965 dan sejak 1994 mulai melayani penerbangan internasiona. Yahh senangnya
setelah sejam duduk manis di pesawat tibalah kita untuk holiday singakat di
batam dan sekitarnya. Siapa yang gak kenal kota Batam yang tak jauh dari negeri
Singa tersebut Batam
adalah kota terbesar di kepulauan riau dan merupakan kota dengan populasi terbesar
ke tiga di wilayah sumatera , setelah medan dan palembang.Menurut Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam
Per April 2012 jumlah penduduk Batam mencapai 1.153.860 jiwa. .Yah yah yah setelah menunggu nunggu , koper nya pun ketemu
. Yah,, kami pun bergegas ke teras bandara. Yups, mobil innova pun menjemput
kami dari bandara.Udara yang cukup panas,mengiringi langkah kami,maklum kami
tiba di Batam tepat siang hari.Rasa haus tak karuhan serta lapar, kami pun
memutuskan untuk makan siang. Restoran sederhana.Yang dimana alamatnya gue lupa
, ckckkc. After mengisi perut kami pun bergegas untuk berwisata ke jembatan balerang yang begitu terkenal,jadi
gak sabar melihat kekokohan jembatan andalan kota Batam.
DAY
1
Wisata
Jembatan Balerang
Alamat
: Berkisar20km dari pusat kota
Yahh, mobil pun melaju dengan kencang menuju jembatan yang tersohor itu.
Suasana kota ini terlihat begitu banyak tanah rawa. Tak hanya itu ada banyak
perkebunan buah naga. Barelang merupakan singkatan Batam, Rempang dan
Galang. Dan ini menghubungkan pulau pulau,
seperti pulau batam , pulautonton , pulau galang , pulau rempang dan pulau
galang baru. Jembatan ini seperti jembatan pada umumnya. hmmmm panjang
jembatannya lumayan guys. Kokoh dan gagah kesan pertama melihat jembatan ini. Jembatan
yang baru selesai dibangun pada tahun 1998 . Nah arsitektur unik, sekilas
mengingatkan kita akan jembatan terkenal di Amerika Serikat. Selain keindahan
bentuk jembatan itu sendiri, memandang ke arah laut dari ketinggian puluhan
meter sambil melihat pulau-pulau kecil. Tak hanya itu air laut yang bersih ,
biru , jernih,tenang ditambah lagi pantulan sinar matahari menambah
keelokannya. Angin pun berhembus,hmmm cukup menenangkan hati .Para penumpang
sejenak menyempatkan diri untuk merasakan
atmosfer di jembatan ini. Semilir angin begitu kencang menambah kesyahduan
siang itu. Pemandang dari atas jembatan juga cukup indah. Bila sore hari banyak
pemuda pemudi untu jalan jalan sore di sekitar sini untuk mengabiskan waktu
sejenak bersama teman-teman,tetapi juga tempat ini dikunjungi wisatawan apabila
berada di kota Batam,oh ya yang pacaran siy berserak ketika sore hari,harap
maklum deh Heheheh biasalah anak muda J Tempat anak gaul lah katanya.
Jembatan ini katanaya di rancang unuk memfasilitasi masyarakat setempat dan
dikembangkan menjadi kawasan industry di kepulaauan riau. Keren yah tujuannya demi kesejahtrann rakyat intinya
J Jembatan ini juga di kenal dengan jembatan
habibie ? what bukan kerena disini shooting film habibidan ainun loh, hahahah
tapi karena pak habibi lah yang memprakarsai terlakasananaya pembangunana
jembatan ini. Yah setelah merasakan semilir angin di balerang kita lanjut ke
pulau galang yang begitu terkenal,ok lets go.
Jembatan Balerang, Batam
Wisata Ex Camp Vietnam
Lokasi : Setelah jembatan ke 5 pulau galang
Yah obyek wisata selanjutnya ialah pengungsian di pulau galang.Dari namanya begitu gue penasaran. Tempat ini merupakan lokasi pengungsian orang Vietnam yang melarikan diri dari negerinya. Kampung ini di huni orang vietanma dari 1979-1996.Sering juga dikenl dengan manusia sampan. Ex Camp Vietnam sendiri terletak di Pulau Galang, yang dibangun oleh Komisi Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) dan Pemerintah Indonesia ini menurut sejarahnya sempat menjadi tempat tinggal sementara 250.000 pengungsi dari daerah Vietnam .Hmmm kesan pertama dari tempat ini ialah sepi dan penuh misteri. Yaiyalah secara dulunya ini tempat pengungsian.Saat mobil melaju, kita disambut oleh puluhan kera yang bergelantungan di pohon dan berlarian saling berebut kacang yang dilemparkan.Obyek wisata ini cukup rindang dengan pohon pohon khas tropisnya. Disini para wisatawan dapat menyaksikan kehidupan dahulu para pengungsi, yah seperti kota kecil , yang dimana ada bangunan-bangunan, sekarang ini bangunan tersebut ada yang utuh maupun yang sudah berupa puing-puing . Kita juga dapat menemukan
1.Kuburan umum, setidaknya terdapat 503 makam, terdiri dari makam pengungsi Vietnam dan Kamboja yang mayoritas beragama Kristen dan Budha.
2 Kuil, ini tempat sembahyang pengungsi jaman dahulu.Nuansa oriental menghiasi pagoda ini. Dari atas pagoda kita dapat melihat view yang cukup indah.
3. Kapal tua , yang dimanan kapal itu digunakan untuk berlayarnya para pengungsi Vietnam Tampak terdampar dua perahu kayu berwarna biru laut serta bangkainya. Jika dilihat perahu-perahu tersebut tampak utuh karena telah direnovasi, tapi yah sebenarnya udah pada rusak tuh.
4.Rumah tahanan, Merupakan markas Brimob yang diperuntukkan bagi para pengungsi yang tersandung kasus,
5. Rumah sakit,Meruapakan tempat untuk para pengungsi untuk berobat. Katanya para pengungsi banyak meninggal , karena depresi gitu.
6. Gereja, untuk rumah ibadah para umat kristiani beribadah. Bangunannya seperti gereja pada umumnya
Yah sejarah gitulah lokasi ini. Jujur gak betah berlama lama disini , secara ini seperti kota mati gitu,, you know lah Setalah dari sini mobil pun melaju ke pulau batam. Setalah tadi suasana pulau galang yang sepi sekali,wajarlah dahulu tempat pengungsian,jadi seperti mistis gitu hehheehhehe,tapi masih sore jadi gak takut deh,coba kalau dimalam hari,ngeri juga ya guys heheheh oh ya kalau di pulau batam berbanding terbalik dengan disini begitu rame. Ckckckc yups saatnya shooping time. Batam itu terkenal dengan wisata belanjanya. Karena jarak dengan singapura , malaysia itu cukup dekat by boat. So kualitas barang barangnya ok punya. Yah high quality lah. Kami pun memutuskan untuk berbelanja di nagoya mall
Ex Camp Vietnam, Pulau Galang
Wisata Belanja Nagoya Mall
Alamat : Jl imam bonjol
Hmm belanja yok, heheheh itulah ucapan pertama yang saya ucapkan. Mall ini gak beda jauh dengan mall yang ada di kota kota besar. Bermacam brand dan produk. Hmm saya sih tertarik dengan salah satu toko baju yang menjual baju ala harajuku style gitu. Hahahah keren keren banget bajunya.Pengen di beli semua bajunya. Yups harganya sih lumayan. Tapi kalau di pikir pikir what for beli baju gituan? Hahaha tapi karenan pengenya di beli juga untuk kenang kenangan. Susah banget cari baju model beginian di medan. Hahahha. Setelah shooping time satnya kita makan malam. Yah di daerah tepi pantai di kota batam. Menunya yah seafood . Sebenarnya banyak banget café dan resto yang berjejer dengan menu menarik. Tinggal di pilih sesuai kocek dan selera. Jangan lupa dinner di daerah di tepi pantai kota batam yang pastinya rasa yang di sajikan sungguh nikmat, khas pantai lah. After dinner kita menyudahkan perjalanan hari ini dan kembali untuk beristirahat untuk tidur , zzzzzzzz
Day 2
Oklah hari selanjutnya kita berniat untuk berwisata pantai nya yang terkenal indah itu yups, pulau bintan. Dari Dermaga Telaga Punggur, Pulau Batam, ke Bandar Bentan Telani di Pulau Bintan hanya memakan waktu 60 menit. Harga tiket Rp 40.000. Hmm cukup terombang ambing di dalam kapal. But di bawa enjoy ajah. Setelah beberapa jam , si kapal pun berlabuh. Hmmm welcome to bintan, welcome to paradise. Jangan lupa pakai baju tipis dan kacamata hitam. Because mau berpanas panas ria ke pantai. KotaTanjung pinang ini bermayoritas muslim , bersuku melayu dan bermata pencarian nelayan.Mobil innova pun menjemput kami hari ini. Hmm cukup nyaman , soalnya tadi dikapal agak keguncang gitu.ckckckc Hmm suasana pulau ini sepi , dan saya rasa pulau ini penuh kedamaian dan ketentraman. Berbeda dengan bali yang hiruk pikuk. But saya rasa kualitas pantainya sama saja.
Wisata Pantai Trikora di Bintan cabana resort
Alamat : Pantai timur Bintan, masuk dalam kawasan wisata Pantai Trikora. Resort ini dapat dicapai sekitar 45 menit perjalanan darat dari Kota Tanjung Pinang.
Setelah mobil melaju sekitar ½ jam an dari pelabuhan , kami pun tiba di Bintan Cabana Resort Widih,, asik. Saatnya berwisata pantai. Hmm.. jujur pantainya indah banget. Pasir putih, air biru nan jernih, langit yang cerah , nyiur menari , pohon nan rindang, taman nan elok membuat perjalana kali ini begitu mengesankan. Yups like the view of trikora beach. Disini ada cottage dan resto nya juga. Konsepnya ala bali gitu… heheheh karena jarak bintan – batam tak terlalu jauh , kami sih pilih pulang hari. Ckckckc Katanya banyak orang singapura yang berlibur tiap weekend di bintan ini dengan boat pribadi. I think , ini wajar , karena kulitas pantai ini lebih bagus dibanding dengan di singapura pastinya. Setelah berkeliling pantai kami pun bergegas untuk makan siang di sebuah resto. Hmm restonya ala pantai gitu, Kami di sambut dengan jembatan kayu , yang dimana di sekeliling resto , kamu dapat melihat birunya pantai trikora, hmm,, Di resto ini ala seafood alah, harga lumayan , dan kamu dapat memilih indoor or outdoor. Kalau di outdoor , kita dapat makan siang dengan duduk di teras teras resto, di temani semilir angin , sedangkan indoor , bangunannya berdinding kan kayu menambah suasanan pantainya., hmmm berhubung cuaca cukup panas , yah ngadem di dalam ajah jadi pilihan yang baik. Setelah memanjakan lidah kami pun bergegas meninggal pantai ini. Sebelum pulang jangan lupa mengabadikan diri di kawasan ini. Heheheh keren banget untuk dijadikan view. Gak kalah dengan bali, Lombok dll
Trikora Beach From Bintan Cabana Resort
Wisata Pulau penyengat
Alamat : 6 km dari Tanjung pinang
Selanjutnya kita berwisata sejarah di pulau penyengat. Untuk ke pulau ini kita dpat menggunakan kapal nelayan berkisar 20 menit. Sedikit takut soalnya kapalnya agak pendek. Heheheheh . Untuk ke pulau ini kamu dapat mencharter I kapal saja. Hmm cukup praktis dan hemat. Pulau ini bayak berisi history history bernuansakan islam dan melayu. Ada masjid, makam , museum dll. Pokoknya komplit deh.Pulau ini semacam kampung wisata. Bersih dan asri lah. Untuk menjelajahi pulau ini , kamu dapat menyewakan becak , sepeda motor. Kalu mau santai naik becak saja. Gak mungkinkan kita menjelajah pulau ini dengan jalan kaki? Hehehehh oklah di pulau ini lokasi utama yang kita kunjungi ialah masjid raya sultan riau
Masjid Raya Sultan Riau
Kesan pertama ialah bernafaskan islam dan melayu. Masjid ini dibangun menggunakan bahan campuran putih telur, pembangunannya dimulai pada awal abad ke 18 dan membutuhkan waktu 41 tahun bagi masjid ini dibangun hingga selesai, kubah berbentuk limas dengan setiap ruas cembung, dikelilingi 4 pilar yang berguna sebagai pengeras suara ketika adzan berkumandang.Meskipun sudah tua tapi masih kokohlah. Bercatkan kuning hijau menambahkan nuansa melayu yang kental. Masjid ini tak terlalu besar. But cantik dan menarik loh. Saya pun tak lupa sholat azhar di masjid ini. Air wudhu yang menyenggarkan wajah menentramkan hati. Asikk habis ini kita lanjut berwisata makam
Makam
Becak pun mengelilingi kampung ini perlahan tapi pasti. Sebenarnya ada banyak raja yang ada di pulau ini , kami hanya turun di bebeerpa makam saja Seperti makam raja haji fisabilillah dan raja ali haji. Hmm makam nya cukup terawatt. Nuansa melayun menghiasi wajah pemakaman raja yang tersohor itu. Tak lupa ada papan informasi mengenai makam itu. Hmm wisata islami pokoknya . Saya dan family tak masuk berziarah ke makam nya hanya melihat dan berfoto dari kejauhan saja, waktu kan sangat mepet dan terbatas. Oklah pemberhentian becak terakhir ialah di museum pertemuan adat
Balai adat indra perkasa
Yah the last place ialah museum adat. Dimana didepan balai ini kamu dapat melihat laut lepas. Widiihhh keren banget viewnya. Dalam ruang panggung, digunakan sebagai tempat penyambutan kepada orang orang penting dengan pertunjukan tarian kesenian melayu. Bangunannnya ini bernuansa dan berarsitektur rumah adat tradisonal melayu . Keren lah berwisata budayaa di sini. Yah di dalam museum ini kamu dapat melihat pelaminan ala melayu. Nuansa cerah menghiasi wajah pelaminan itu. Tak lupa kami mengabaadikan diri di sini, cisss smile. Sayang tak ada pengantinnya, ckckckcck? Yups after that kita kembali lagi ke pelabuhan untuk transfer ke batam, yah,,, perjalanan singkat tapi memikat,, asik. Tepat pukul 5 sore kami kembali ke batam, karena besok pagi , kami sekeluarga mau kembali ke kota asal , untuk beraktifitas seperti biasa.
Balai adat ,Masjid Raya ,Makam, Becak Di Pulau Penyengat
SELESAI




Tidak ada komentar:
Posting Komentar